• Beranda
  • Tamu

hanya untukmu

jika harus merangkak untuk menggapaimu, akan ku lakukan

Feeds:
Tulisan
Komentar

sesal perihku merajai

Januari 29, 2008 oleh kelukman

Seusai malam ini
mungkin perihku merajai
hanya kosong
aku jengah pada keadaanku
benci pada mati
resah dengan mimpi

Taburan kerlip sang hati
kristal irismu menusuk kalbu
mengernyitkan katulistiwa
Dalam bola matamu
ada pagi,
spektrumnya leburkan romantisme cinta
karenanya, malam tersedu sedan
padanya langkah terdesak melesat
dalam telaga ia bergelut
Hey,
cantikkah engkau?
aku saja terjatuh
harumku tak lagi ada
parasku mengeras
dan bidadari bersayap
iri melihat cantik menyekat
Aku mencintaimu
aku menyayangimu
aku merindukanmu
Demi pagi dan malam
yang ajarkanku arti kedewasaan

11.18.09.19.14.01

Ditulis dalam ani, cinta, dewi, puisi | No Comments Yet


  • Tag

  • Tulisan Terakhir

    • dewi
    • pagiku hilang
    • sesal perihku merajai
    • hawa
    • pudarkah ia?
  • Tulisan Teratas

    • Tidak ada
  •  

    Januari 2008
    S S R K J S M
        Feb »
     123456
    78910111213
    14151617181920
    21222324252627
    28293031  
  • Arsip

    • Februari 2008
    • Januari 2008

Blog pada WordPress.com.

Tema: Mistylook oleh Sadish